Survival Kit for Covid 19.

 

Survival Kit for Covid 19

dr Tompi

 

https://www.instagram.com/p/CR0Vc67IiGQ/

Resume

 

Jangan panik, tapi jangan menganggap remeh. 

dr Tompi

 

  • Rumah dengan ventilasi yang baik sangat dibutuhkan untuk mencegah dan mengatasi covid 19.

Sirkulasi udara, intensitas cahaya, dan kamar mandi atau area cuci tangan ada di area depan rumah merupakan hunian ideal dalam situasi pandemik ini.

Varian covid 19 sangat luas mulai dari tidak merasakan atau menyadari gejala sampai tidak bisa merasakan apa-apa. Bahaya atau tidaknya bersifat subyektif sehingga tidak bisa digeneralisir untuk semua orang.

Pengobatan covid 19 bersifat simptomtik, maksudnya yang diobati adalah symptom yang ada. Jangan membabi buta atau agresif dalam mencari dan minum obat.

7-10 hari pertama adalah rentang waktu yang perlu diperhatikan dengan sangat hati-hati karena itulah masa-masanya virus bisa menular.


Ringan di kita belum tentu ringan untuk orang lain.



Hal yang perlu diperhatikan setelah mengetahui diri kita positif terpapar, antara lain :

1.      Beli alat saturasi

Perlu dipantau terus menerus. Jika berada di bawah 90 dengan kecenderungan menurun, segera ke rumah sakit untuk meminta bantuan pertolongan. Saturasi menjadi patokan untuk menentukan ada tidaknya pemburukan. Jika saturasi menurun namun belum ada oksigen, lakukan prooning. Proning sangat membantu untuk meningkatkan oksigen. Namun jika terus memburuk, segera bawa ke rumah sakit.

 

2.       Ukur suhu tubuh dan amati.

 

3.      Perkuat system imun dengan vitamin yang berhubungan dengan system imun seperti c, d dan zinc jika perlu. Idealnya untuk vitamin c adalah 1000 mg. Konsumsilah vitamin c yang liposomal, yang larut dalam lemak sehingga penyerapannya maksimal. Dosis maksimal 2000mg sehari. Ideal untuk vitamin D, dicek dulu kadar vitamin D dalam darah. Dosis yang direkomendasikan adalah 5000. Vitamin D akan maksimal jika diikuti dengan berjemur di bawah matahari. Zinc bisa dikonsumsi sebanyak 40mg perhari. Untuk orang yang memiliki masalah kontipasi dan pencernaan, perlu hati-hati mengonsumsi zinc karena ada pengaruh zinc terhadap hal tersebut.

 

4.      Usahakanlah selalu makan walau dalam keadaan apapun. Makanlah dengan makanan yang bergizi untuk support imun tubuh. Protein perlu ditingkatkan karena protein berguna untuk memperbaiki sel tubuh.

 

5.      Obat-obatan hanya dimakan jika perlu sesuai dengan symptom yang ada. Jangan panik dan gegabah.

 

 

Masyarakat awam perlu sangat memperhatikan pola perilaku (prokes) untuk mencegah penularan yang cepat varian covid apa pun.

Ketika kita merasakan gejala yang tidak biasa atau tidak nyaman di luar kebiasaan, harus segera memeriksakan diri.

Jiwa yang tenang, kalem, dan emosi yang baik akan meningkatkan imun tubuh sehingga siap menghadapi covid 19. Tidur dalam keadaan gelap agar hormon tubuh bekerja maksimal merupakan salah satu tips untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Untuk isoman :

1.      Tentukan tempat isoman.

Bisa dalam 1 ruangan khusus di dalam rumah jika ada, terpisah dari anggota rumah yang lain.

 

2.      Masker double dan jaga jarak minimal 1.5 meter. Karena penyebaran covid berasal dari droplet, jarak terjauh droplet adalah 1.5 meter. Dengan menjaga jarak tersebut diharapkan droplet tidak bisa mengenai orang lain.

 

3.      Tetap berkomunikasi dengan orang rumah atau dengan puskesmas.

 

4.      Harus lapor dengan puskesmas. Puskesmas menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menghadapi covid ini. Kita perlu berbaik sangka terhadap pemerintah. Jika kita merasa regulasi terus berganti, sebaiknya kita memaklumi karena covid itu merupakan penyakit baru yang juga baru dipelajari dan pantau.

 

5.      Setelah isoman, untuk penderita tanpa gejala atau gejala ringan, setelah isoman 10 hari + 3 hari tanpa gejala sama sekali, sudah bisa dikatakan sembuh tanpa perlu menunggu hasil PCR positif. Jika masih bergejala, ditambah 3 hari dan kelipatan 3 hingga tidak menunjukkan gejala.

 

6.      Potensi menularkan ada di hari ke 5 – 7 terpapar. Saat itulah kita harus menjaga jarak dari orang-orang yang belum terpapar.

 

Keterlambatan penanganan covid ini tidak mutlak kesalahan pemerintah. Rakyat juga perlu introspeksi diri sejauh mana rakyat mendukung usaha penanganan covid ini.

Prokes  menjadi hal utama ditambah dengan vaksin dan makan makanan yang bergizi menjadi senjata menghadapi pandemi. Kewaspadaan diri juga perlu ditingkatkan.  

Vaksin membantu meringankan gejala yang dihadapi jika kita terpapar covid. Vaksin perlu dilakukan berulang (booster) karena setiap vaksin memiliki waktu terbatas (memiliki waktu kadaluarsanya).

 

Hal yang perlu dimiliki sebagai survival kita :

  • 1.      Kesadaran diri
  • 2.      Masker yang tepat dan digunakannya juga tepat.
  • 3.      Air mengalir dan sabun (utama) atau hand sanitizer.
  • 4.      Jaga jarak
  • 5.      Membatasi diri dari aktifitas yang tidak penting.
  • 6.      Ikuti obat-obatan yang sudah dipaketkan.
  • 7.      Pengobatan bersifat simptomatik kecuali untuk untuk gejala berat

Hal yang perlu dikhawatirkan dari covid adalah pengentalan darah yang manifestasi bisa ke mana-mana; stroke, dan hal lainnya tergantung di mana plak terbentuk akibat pengentalan darah tersebut.

Parasetamol perlu dipakai untuk menekan symptom agar tidak terjadi badai sitokin.

Untuk menghidari hoax, ikutilah saluran – saluran resmi kementrian atau Lembaga resmi seperti WHO, bukan saluran lain agar kita mendapat berita yang tepat.

Untuk penderita covid dengan comorbid, perlu langsung menghubungi dokter-dokter yang tepat yang biasa menangani comorbid tersebut.

Bahaya lonjakan penderita adalah keterbatasan daya tampung rumah sakit untuk menangani penderita tersebut. Oleh karena itu kita bersama harus bekerja sama agar tidak lagi terjadi lonjakan penderita.

PROKES adalah SENJATA UTAMA dalam menghadapi pandemic covid 19.




 

 

 

 

 

 


Komentar